Kenapa Ada Pasien Yang Didahulukan? Yuk Kenali Sistem Triase Di UGD!
REMBANG - Pernahkah anda bertanya, “Kok saya datang duluan tapi pasien yang baru datang malah dipanggil lebih dulu?” Jawabannya ada di sistem triase. Triase adalah sistem penilaian dan klasifikasi cepat di UGD atau situasi bencana untuk menentukan tingkat kegawatan pasien, memprioritaskan penanganan berdasarkan kondisi klinis, bukan urutan kedatangan. Tujuannya pelaksanaan TRIASE di UGD Puskesmas Sluke untuk mengoptimalkan sumber daya medis dan menyelamatkan nyawa dengan memilah pasien ke dalam kategori warna: Merah (kritis), Kuning (darurat), Hijau (ringan), dan Hitam (meninggal).
Tujuan Utama TRIASE di UGD Puskesmas Sluke yaitu memastikan pasien yang paling membutuhkan penanganan segera (mengancam jiwa) mendapat prioritas pertama.
Kategori Triase (Warna):
o Merah (Emergensi): Pasien kritis, mengancam nyawa, butuh penanganan segera (contoh: henti jantung, sesak napas berat, perdarahan masif).
o Kuning (Urgent): Pasien serius, butuh penanganan cepat, namun kondisi stabil untuk menunggu sebentar (contoh: patah tulang, luka bakar luas tanpa gangguan jalan napas).
o Hijau (Non-Urgent): Pasien cedera ringan, bisa berjalan sendiri, atau kondisi stabil (contoh: luka lecet, memar, demam ringan).
o Hitam (Expectant): Pasien meninggal dunia atau cedera parah yang tidak mungkin diselamatkan.
- Proses Penilaian: Dilakukan oleh perawat atau dokter terlatih berdasarkan tanda vital, keluhan utama, tingkat kesadaran, nyeri, serta menggunakan prinsip ABCDE (Airway, Breathing, Circulation, Disability, Exposure).
- Dinamis: Status triase dapat berubah; pasien kuning bisa menjadi merah jika kondisinya memburuk, atau sebaliknya.
Sistem ini krusial untuk mencegah penumpukan pasien di UGD Puskesmas Sluke dan memastikan efisiensi layanan, terutama saat terjadi bencana alam atau kecelakaan massal. Sehingga proses triase sangat di butuhkan di UGD Puskesmas Sluke.