Evaluasi Pelaksanaan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Wilayah Kerja Puskesmas Sluke
Evaluasi STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) adalah proses pengecekan dan penilaian kemajuan program perubahan perilaku kebersihan warga, yang meliputi peninjauan data pilar sanitasi, serta rapat koordinasi permasalahan STBM yang ada di desa.
Tujuan utama Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah mewujudkan masyarakat yang mandiri dalam menerapkan perilaku higienis dan saniter. Hal ini bertujuan untuk menurunkan angka penyakit berbasis lingkungan (seperti diare dan stunting) serta meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya.

Pelaksanaan kegiatan diikuti 14 Desa di Kecamatan Sluke mulai dari 13 -28 Juli, pembahasannya meliputi penilaian capaian tingkat keberhasilan pelaksanaan 5 pilar STBM di tiap desa atau kelurahan dan mencari kendala yang membuat warga belum menerapkan 5 pilar STBM. Adapun target pencapaian tiap pilar berbeda pilar 1 100%, pilar 2 100%, pilar 3 75%, pilar 4 75%, dan pilar 5 75%.
Di wilayah Kecamatan Sluke pilar 4 (pengelolaan sampah) masih menjadi kendala, beberapa desa belum melakukan pengangkutan sampah di masyarakat namun beberapa desa sudah menyediakan sarana prasarana pengelolaan sampah seperti container dan TPS sebagai wadah penampungan sementara. Selain itu juga beberapa masyarakat melakukan pengelolaan sampah dengan cara dibakar. Oleh karena itu perlu melakukan pemberdayaan masyarakat di setiap kegiatan, supaya masyarakat dapat mengelola sampahnya agar volume sampah yang dihasilkan tidak terlalu banyak dengan cara pemilahan sampah dan pemanfaatan kembali sampah yang memiliki nilai jual.