Dukung Transformasi Digital, Puskesmas Sluke Terapkan Pembayaran QRIS
REMBANG – Puskesmas Sluke mengikuti kegiatan Launching Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui penerapan pembayaran non tunai di 17 Puskesmas se-Kabupaten Rembang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Rembang pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan launching dipusatkan di Puskesmas Rembang 2 dan diikuti oleh seluruh puskesmas di Kabupaten Rembang, termasuk Puskesmas Sluke yang mengikuti rangkaian acara secara daring. Peluncuran ini bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi digital pada pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
Melalui penerapan pembayaran non tunai menggunakan QRIS, masyarakat kini memiliki pilihan pembayaran yang lebih praktis, cepat, dan aman saat memperoleh pelayanan kesehatan di puskesmas.

Implementasi pembayaran QRIS memberikan berbagai manfaat, di antaranya mempermudah masyarakat karena tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah tertentu, mengurangi kebutuhan uang kembalian, serta mempercepat proses pembayaran. Di sisi lain, sistem pembayaran elektronik juga mendukung pengelolaan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan tercatat secara real time.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, dr. Ali Shofi'i, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan pembayaran non tunai merupakan bagian dari modernisasi pelayanan kesehatan. Selain pengembangan rekam medis elektronik, sistem pendukung pelayanan juga perlu bertransformasi agar semakin profesional, efektif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Sebagai salah satu dari 17 puskesmas di Kabupaten Rembang, Puskesmas Sluke siap mendukung implementasi pembayaran non tunai serta terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan QRIS dalam pembayaran pelayanan kesehatan.
Dengan hadirnya layanan pembayaran QRIS, diharapkan masyarakat dapat merasakan pelayanan yang semakin mudah, cepat, aman, dan nyaman. Puskesmas Sluke berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital demi mewujudkan pelayanan publik yang prima.