WASPADA CAMPAK

WASPADA CAMPAK

Share this Post

REMBANG- Campak adalah suatu penyakit akut menular yang disebabkan oleh virus yang termasuk dalam genus Morbillivirus dari keluarga Paramyxoviridae, biasanya menyerang anak-anak dengan derajat ringan sampai sedang. Penularan penyakit campak adalah dari orang ke orang melalui droplet atau dapat pula melalui air borne. Penyakit ini termasuk ke dalam golongan penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I).
Beberapa orang menganggap campak sebagai ruam kecil dan demam yang hilang dalam beberapa hari. Namun penyakit campak juga sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecacatan dan kematian yang diakibatkan oleh komplikasi. Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius pada pasien yang memiliki daya tahan tubuh rendah seperti diare, radang paru (Pneumonia), radang otak (Ensefalitis); kebutaan; gizi buruk dan bahkan kematian. Kekebalan terhadap campak diperoleh setelah vaksinasi, infeksi aktif dan kekebalan pasif pada seorang bayi yang lahir dari ibu yang telah kebal (berlangsung selama 1 tahun). Seseorang yang rentan terhadap campak adalah bayi berumur lebih dari 1 tahun, bayi yang tidak mendapatkan imunisasi, remaja dan dewasa muda yang belum mendapatkan imunisasi kedua.

Pada tahun 2026 kasus campak konfirmasi di Kabupaten Rembang berdasarkan hasil laborat IgM campak positif ada 10 kasus positif campak dan 2 kasus positif rubella. Oleh sebab itu maka diperlukan kewaspadaan untuk penyakit campak. Penyakit campak dapat dicegah dengan imunisasi campak, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti cuci tangan, memberikan ASI untuk mencegah infeksi pada bayi, memberikan asupan makanan yang bergizi, istirahat cukup dan berolahraga untuk menjaga kekebalan tubuh anak.

Sumber : Web Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tahun 2024