PEMERIKSAAN KESEHATAN ANAK SEKOLAH

PEMERIKSAAN KESEHATAN ANAK SEKOLAH

Share this Post

REMBANG - Anak Usia Sekolah merupakan sasaran stategis untuk pelaksanaan program kesehatan, selain jumlahnya yang besar, diperkirakan 24% dari jumlah penduduk, mereka juga merupakan sasaran yang paling mudah dijangkau karena terorganisir dengan baik yaitu berada di sekolah/madrasah ( SD/MI SMP/MTS, SMA/SMK dan SLB. Anak yang di luar sekolah dapat di jangkau di Lembaga Pemasyarakatan khusus anak, pondok pesantren dan posyandu remaja.

Kesehatan anak menjadi sangat penting karena masa ini adalah periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupan mereka. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung kesehatan bagi anak sekolah. Usaha Kesehatan Sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hidup sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh, dan berkembang secara harmonis dan setinggi tingginya menjadi sumber daya yang berkualitas”.

Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekolah adalah pemeriksaan kesehatan yang ditujukan pada anak usia sekolah untuk identifikasi faktor risiko kesehatan, deteksi dini kondisi pra penyakit dan deteksi penyakit lebih awal.

Upaya mencegah atau mengurangi gangguan kesehatan pada anak, maka permasalahan kesehatan harus diidentifikasi sejak dini agar tidak menjadi masalah yang lebih serius. Deteksi dini bisa dilakukan dengan memberikan perhatian khusus bagi anak usia sekolah. Dengan melakukan hal ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang mendukung anak-anak untuk tumbuh menjadi individu sehat,cerdas, dan sukses di masa depan (Masturoh et al., 2019).

Program pemeriksaan kesehatan anak sekolah adalah salah satu dari banyak langkah yang harus diambil untuk mencapai tujuan pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan anak sekolah. Dari kegiatan pemeriksaan kesehatan anak usia sekolah akan didapatkan

1. Deteksi Dini Masalah Kesehatan : skrining bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko atau kelainan penyakit sedini mungkin

2. Pemantauan Tumbuh Kembang : Memastikan fisik dan mental siswa tumbuh secara optimal melalui pemeriksaan berkala, mulai dari pengukuran tinggi/berat badan hingga pemeriksaan fisik menyeluruh.

3. Mencegah Penyakit Serius : memeriksaan dini adalah langkah preventif untuk menghindari masalah kesehatan agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih parah atau mengganggu proses belajar

4. Membentuk Perilaku Hidup Bersih: Kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran siswa dan sekolah akan pentingnya gaya hidup sehat.

Pemeriksaan kesehatan anak usia sekolah merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda. Dengan mendeteksi dini masalah kesehatan, meningkatkan kualitas pendidikan, mengurangi biaya kesehatan, meningkatkan kesadaran kesehatan, membantu dalam perencanaan program kesehatan, dan melakukan evaluasi program kesehatan, pemeriksaan kesehatan anak usia sekolah dapat membantu menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Sumber artikel :

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

Kementerian Kesehatan RI. (2025). Panduan Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Anak Sekolah. Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat

Masturoh, I., & Anggita, N. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Wahyuningsih, S. (2021). Modul Literasi Numerasi di Sekolah Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi