Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Pelaksanaan Survei Jentik di MI Islahiyah Leran
Puskesmas Sluke mengadakan survei jentik dan edukasi pencegahan DBD di MI Islahiyah Leran pada hari rabu (14/01/2026) mengingat datangnya musim penghujan yang akan diikuti dengan meningkatnya kasus demam berdarah. Sekolah merupakan tempat berkumpulnya banyak anak ketika satu anak terkena DBD maka risiko penyebarannya bisa makin luas.
Edukasi dilakukan dengan pemberian materi tentang 3Mplus (Menguras,menutup,Mendaur ulang plus kegiatan seperti menabur abate,memelihara ikan pemakan jentik dan memakai lotion anti nyamuk) selanjutnya dilakukan survei jentik di lingkungan sekolah,didapatkan hasil Angka Bebas Jentik (ABJ) 66,67%. Hasil ini masih dibawah standar ABJ 95% yang menunjukkan masih tingginya potensi penularan DBD


Kegiatan ini diharapkan dapat membiasakan anak-anak untuk menerapkan 3Mplus,menjadi kegiatan positif sejak dini. Anak-anak itu peniru ulung,apa yang dilihat dan didengar di sekolah pasti akan dibawa pulang ke rumah,jadi kalau edukasi pencegahan DBD berjalan di sekolah efeknya bisa menjalar ke seluruh keluarga.